• Selamat datang di Pondok Pesantren Al-Muhajirin! Alamat kami: Komplek MIA, Simpang Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi 36611. Kami adalah lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dan membimbing para santri dalam mencapai keunggulan akademik dan moral. Gabunglah dengan kami untuk mengeksplorasi potensi akademik dan spiritual Anda!
Rabu, 8 April 2026

BARAKALLAH FI UMRIK

BARAKALLAH FI UMRIK
Bagikan

Barakallah Fi Umrik: Perjalanan Pondok Pesantren Al-Muhajirin (1985-2024) Dimeriahkan dengan Selametan dan Makan Duren Rame-Rame

Pada tanggal 4 Januari 2024, Pondok Pesantren Al-Muhajirin tidak hanya merayakan usia ke-39 tahunnya dengan doa dan syukur, tetapi juga meriahkan perayaan tersebut dengan acara selametan yang diikuti oleh santri, pengajar, dan masyarakat sekitar. Keistimewaan acara ini semakin terasa dengan sentuhan khas, yaitu makan duren rame-rame yang menjadikan suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.

Tradisi Selametan: Doa dan Kebahagiaan

Selametan merupakan tradisi dalam masyarakat Indonesia, khususnya dalam menyambut momen-momen penting. Pondok Pesantren Al-Muhajirin memilih tradisi ini sebagai bentuk syukur dan doa bersama untuk keberkahan usia pesantren. Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama, dzikir, dan tausyiah yang disampaikan oleh para ulama dan pengasuh pesantren.

Kemeriahan Makan Duren Rame-Rame

Salah satu elemen yang membuat perayaan semakin meriah adalah kehadiran makanan khas, yaitu duren. Makan duren rame-rame menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan suasana kebersamaan dan keakraban antar santri, pengajar, dan masyarakat. Berbagai varietas duren disajikan dengan tata cara yang sederhana namun penuh kehangatan.

Kebersamaan dalam Setiap Gigitan

Makan duren rame-rame tidak hanya tentang menikmati buah lezat tersebut, tetapi lebih dari itu, tentang merasakan kebersamaan dalam setiap gigitan. Santri-satri, pengajar, dan tamu yang hadir dapat duduk bersama, berbagi cerita, tertawa bersama, dan mempererat tali silaturahmi. Momen ini menciptakan kenangan indah yang akan dikenang selamanya.

Makna Khusus dalam Tradisi Ini

Pemilihan makan duren rame-rame sebagai bagian dari perayaan usia pesantren tidak hanya sekadar tradisi kuliner, tetapi juga memiliki makna mendalam. Duren sebagai buah yang memiliki kulit keras namun isinya lezat menjadi simbol kehidupan di pesantren yang penuh dengan perjuangan dan keindahan dalam menggapai ilmu. Kebersamaan dalam makan duren rame-rame mencerminkan semangat persatuan dan gotong-royong yang menjadi landasan kehidupan pesantren.

Antusiasme Masyarakat

Acara selametan dengan makan duren rame-rame juga dihadiri oleh masyarakat sekitar yang turut berbahagia atas pencapaian pesantren. Antusiasme mereka mencerminkan dukungan dan apresiasi terhadap peran pesantren dalam membentuk karakter masyarakat yang lebih baik.

Menatap Masa Depan dengan Semangat Baru

Perayaan ulang tahun ke-39 ini tidak hanya menjadi momen untuk melihat kembali perjalanan panjang pesantren, tetapi juga sebagai titik awal untuk menatap masa depan dengan semangat baru. Pesantren Al-Muhajirin berkomitmen untuk terus berkembang, memberikan pendidikan berkualitas, dan menjalankan peran sosialnya dengan lebih baik.

Dengan selametan dan makan duren rame-rame, Pondok Pesantren Al-Muhajirin merayakan usianya dengan kebahagiaan yang tulus dan optimisme untuk melanjutkan peran pentingnya dalam pembentukan generasi penerus yang berakhlak, berilmu, dan berdedikasi. Barakallah fi umrik, Al-Muhajirin!

SebelumnyaTAHLIL FIDA' 31 DESEMBER 2023Sesudahnya101 TAHUN HARLAH NU
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *