BARAKALLAH FI UMRIK
Barakallah Fi Umrik: Perjalanan Pondok Pesantren Al-Muhajirin (1985-2024) Dimeriahkan dengan Selametan dan Makan Duren Rame-Rame

Pada tanggal 4 Januari 2024, Pondok Pesantren Al-Muhajirin tidak hanya merayakan usia ke-39 tahunnya dengan doa dan syukur, tetapi juga meriahkan perayaan tersebut dengan acara selametan yang diikuti oleh santri, pengajar, dan masyarakat sekitar. Keistimewaan acara ini semakin terasa dengan sentuhan khas, yaitu makan duren rame-rame yang menjadikan suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Tradisi Selametan: Doa dan Kebahagiaan
Selametan merupakan tradisi dalam masyarakat Indonesia, khususnya dalam menyambut momen-momen penting. Pondok Pesantren Al-Muhajirin memilih tradisi ini sebagai bentuk syukur dan doa bersama untuk keberkahan usia pesantren. Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama, dzikir, dan tausyiah yang disampaikan oleh para ulama dan pengasuh pesantren.
Kemeriahan Makan Duren Rame-Rame
Salah satu elemen yang membuat perayaan semakin meriah adalah kehadiran makanan khas, yaitu duren. Makan duren rame-rame menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan suasana kebersamaan dan keakraban antar santri, pengajar, dan masyarakat. Berbagai varietas duren disajikan dengan tata cara yang sederhana namun penuh kehangatan.
Kebersamaan dalam Setiap Gigitan
Makan duren rame-rame tidak hanya tentang menikmati buah lezat tersebut, tetapi lebih dari itu, tentang merasakan kebersamaan dalam setiap gigitan. Santri-satri, pengajar, dan tamu yang hadir dapat duduk bersama, berbagi cerita, tertawa bersama, dan mempererat tali silaturahmi. Momen ini menciptakan kenangan indah yang akan dikenang selamanya.
Makna Khusus dalam Tradisi Ini
Pemilihan makan duren rame-rame sebagai bagian dari perayaan usia pesantren tidak hanya sekadar tradisi kuliner, tetapi juga memiliki makna mendalam. Duren sebagai buah yang memiliki kulit keras namun isinya lezat menjadi simbol kehidupan di pesantren yang penuh dengan perjuangan dan keindahan dalam menggapai ilmu. Kebersamaan dalam makan duren rame-rame mencerminkan semangat persatuan dan gotong-royong yang menjadi landasan kehidupan pesantren.
Antusiasme Masyarakat
Acara selametan dengan makan duren rame-rame juga dihadiri oleh masyarakat sekitar yang turut berbahagia atas pencapaian pesantren. Antusiasme mereka mencerminkan dukungan dan apresiasi terhadap peran pesantren dalam membentuk karakter masyarakat yang lebih baik.
Menatap Masa Depan dengan Semangat Baru
Perayaan ulang tahun ke-39 ini tidak hanya menjadi momen untuk melihat kembali perjalanan panjang pesantren, tetapi juga sebagai titik awal untuk menatap masa depan dengan semangat baru. Pesantren Al-Muhajirin berkomitmen untuk terus berkembang, memberikan pendidikan berkualitas, dan menjalankan peran sosialnya dengan lebih baik.
Dengan selametan dan makan duren rame-rame, Pondok Pesantren Al-Muhajirin merayakan usianya dengan kebahagiaan yang tulus dan optimisme untuk melanjutkan peran pentingnya dalam pembentukan generasi penerus yang berakhlak, berilmu, dan berdedikasi. Barakallah fi umrik, Al-Muhajirin!
